Tenaga Pendamping “Pendekar Idaman” 2022 untuk Bantu Percepatan Pembangunan Desa

img

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Pendaftaran rekrutmen tenaga pendamping "Pendekar Idaman" 2022 telah berakhir pada 30 September 2022 lalu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto mengatakan, sebanyak 458 orang yang mendaftar sebagai tenaga pendamping Pendekar Idaman, yang meliputi Tenaga Ahli (TA) tingkat Kabupaten 36 orang, dengan kuota 4 orang.

Kemudian, untuk pendamping desa yang berada di Kecamatan ada 119 orang, dengan jumlah 40 orang yang diterima, sementara pendamping Desa dan Kelurahan 343 orang, dan yang dibutuhkan 237 orang.

"Namun untuk pendamping desa dan Kelurahan ada 40 orang yang tidak memenuhi syarat, sehingga tersisa 303 orang," kata Arianto kepada Poskotakaltimnews, di ruang kerjanya, Senin (3/10/2022).

Lanjut dia, pada 13 Oktober 2022 akan dilakukan seleksi tertulis, bagi perserta yang telah lolos persyaratan. "Pekan kedua Oktober ini akan kita lakukan seleksi tertulis," ucapnya.

Ia menyebutkan, tugas pokok tenaga pendamping Pendekar Idaman yakni, membantu pemerintahan dalan percepatan pembangunan, pemberdayaan, dan tata kelola dalam pemerintah desa itu sendiri.

"Bagaimana desa tersebut merencanakan, melaksanakan, pertanggungjawabkan, semua program yang menjadi kewenangan desa, baik itu pelaksanaan pembangunannya dan tata kelola keuangan," katanya.

Dirinya berharap, tenaga pendamping bisa bersinergi dengan pemerintah desa, Kecamatan, maupun Kabupaten, untuk mencapai visi dan misi Pemkab Kukar.

Sementara itu secara terpisah Kepala Desa Bukit Pariaman Sugeng Hariadi menuturkan, berkaitan dengan pendamping desa yang sudah berjalan sejauh ini sudah bekerja sesuai dengan aturan. Dalam hal ini melakukan pendampingan atau pengawalan dari sisi birokrasi.

"Di desa kami ada perpindahan pendamping desa, dan untuk saat ini belum ada penggantinya, sehingga belum maksimal, namun sementara masih dicover dengan pendamping Kecamatan sekaligus," ujar Sugeng Hariadi.

Kata dia, dengan pembukaan pendaftaraan rekrutmen tenaga pendamping pendekar Idaman sangat membantu, untuk pengawalan terhadap kerja pemerintahan desa. Tanpa ada pendampingan tentu dalam pemerintahan desa akan kualahan.

"Dengan adanya rekrutmen tersebut nantinya sangat membantu kami, karena tugas pendamping ini terkait dengan apa yang belum dipahami, baik itu regulasi regulasi atau lainnya, yang tujuannya untuk kemajuan desa. Sebab tenaga pendamping yang lebih mengetahui dan paham terkait hal itu," jelasnya.

Menurutnya, tenaga pendamping juga perlu dilakukan evaluasi, jika kinerja tenaga pendamping tersebut tidak maksimal, maka perlu dilakukan pergantiam atau rekrutmen kembali.

"Tidak harus setiap tahun ganti, kita lihat dari kinerjanya. Kami berharap rekrutmen saat ini bisa maksimal, dan semua desa bisa tercover dengan adanya tenaga pendamping," tukasnya.

Secara terpisah, Rektor Universitas Kutai Kartanegara Ince Raden mengapresiasi terhadap pembukaan rekrutmen tenaga pendamping Pendekar Idaman, yang dilakukan oleh Pemkab Kukar melalui DPMD.

"Dengan adanya tenaga pendamping, bisa mempercepat pembangunan, baik dari perencanaan program, pelaksanaan, membantu dalam proses pendampingan pelaporan," ungkap Ince Raden.

Selain itu dengan rekrutmen tenaga pendamping, tentu memberikan peluang pekerjaan, bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan, apalagi peserta berasal dari desa itu sendiri, dan kedepan bisa berkontribusi untuk desanya.

"Harapan saya, tenaga pendamping, bisa bekerja maksimal, sehingga bisa berkontribusi. Dan tenaga pendamping diharapkan bisa bersinergi dengan berbagai pihak baik di pemerintahan desa, masyarakat, dan unsur Lembaga maupun Organisasi," tutupnya.(*riz/adv)